Thursday, November 19, 2009

Hari 26: “Kasih itu bertanggung jawab (is responsible)”

Hari 26: “Kasih itu bertanggung jawab (is responsible)”
1. Romans 2:1
a. Hari ini akan susah, tetapi dengan kekuatan dan kebijaksanaan dari Dia, kau akan dapat melakukannya. Dengarkan apa katanya karena ini mungkin jadi titik tolak bagi pernikahanmu. Hari ini tentang ‘tanggung jawab’, dimana kita semua setuju orang lain harus memilikinya, namun kita kesulitan untuk melakukannya sendiri. Kita melihat banyak orang yang tidak mengambil tanggung jawab mereka, beralasan sedemikian rupa, tidak mau dikritik. Kita cenderung merasa apa yang kita lakukan itu sudah benar / paling tidak jauh lebih benar dibanding pasangan kita. Kita cenderung untuk mengelak tanggung jawab.
b. Ketika tidak membuat alasan, namun tetap bekerja untuk membuat perbedaan, didalammu dan dalam pernikahanmu. Jadi ketika ada perselisihan lagi, daripada memikirkan bagaimana membalas kata2 pasanganmu, pikirkan apa yang bisa kau dengarkan dari pasanganmu. Daripada saling menyalahkan, bagaimana kalau kau yang pertama kali mengakui kesalahanmu? (Amsal 17:10)
c. Apakah kau sudah mengambil tanggung jawab atas kesalahanmu? Bagian dari mengambil tanggung jawab adalah mengakui jikalau salah. Masalahnya, kau harus menelan kesombonganmu dan meminta maaf. Kesombongan sangat menghambat tanggung jawab, tetapi kerendahan hati dan kejujuran sangatlah penting dalam hubungan yang sehat. (1 Yohanes 1:8-9). Apapun reaksi dari pasanganmu, yang penting kau telah lakukan tanggung jawabmu. Kau mungkin akan terkejut oleh kekuatan dan kasih karunia yang Dia berikan padamu.
2. AMBILLAH WAKTU UNTUK BERDOA DI AREA DIMANA KAU MELAKUKAN KESALAHAN. MINTALAH PENGAMPUNAN DARI TUHAN, KEMUDIAN RENDAHKAN DIRIMU UNTUK MENGAKUINYA DI HADAPAN PASANGANMU. LAKUKAN DENGAN TULUS DAN JUJUR. TANYALAH PADA PASANGANMU UNTUK PENGAMPUNAN. BAGAIMANAPUN REAKSI MEREKA, PASTIKAN KAU LAKUKAN TANGGUNG JAWABMU DENGAN KASIH. WALAUPUN MEREKA BEREAKSI DENGAN MEMBERI KRITIK, ANGGAP SAJA MENERIMA NASIHAT.
3. Apa yang pasanganmu harus lihat darimu untuk benar2 percaya bahwa pengakuanmu itu lebih dari sekedar kata2?

Wednesday, November 18, 2009

Hari 25: “Kasih mengampuni (forgives)”

Hari 25: “Kasih mengampuni (forgives)”
1. 2 Korintus 2:10
a. Ini susah, mungkin yang tersusah didalam tantangan kasih ini. Ini harus dilakukan dengan serius, karena tanpanya, tidak akan ada pernikahan yang sukses. Ingatlah cerita tentang pelayan yang tidak tahu berterima kasih (Matius 18:35), dimana pertama kali dia dibebaskan dari hutangnya yang berlimpah, namun berakhir dimana semuanya tetap harus dia bayar.
b. Bayangkan semua orang yang telah menyakitimu dari masa kecil, mungkin saja ada orang tuamu disana, juga mungkin ada pasanganmu yang seharusnya menolongmu namun mengecewakanmu. Semuanya ada di penjara2 di sekelilingmu. Yesus ada didekat sana dengan kunci untuk membebaskan semuanya, namun kau bersikeras tidak mau karena mereka berhak untuk tinggal didalam penjara tersebut. Namun, ketika kau tidak mau membebaskan mereka, kamu sadar kalau kamu sebenarnya ikut terkurung bersama mereka.
c. Mengampuni itu sebenarnya membuatmu tidak perlu kawatir untuk cara menghukum mereka karena kau serahkan untuk Tuhan melakukannya. Itu bukan menang atau kalah, namun kebebasan dan damai. Biarlah Tuhan yang menyelesaikannya (Roma 12:19). Saat kau memberikan pengampunan, ketika kau berpikir tentang mereka, kau akan merasa kasihan daripada marah. Pernikahan yang hebat bukan karena tidak pernah ada saling menyakiti, namun karena tidak pernah mengigat kesalahan2 pasangannya. (1 Korintus 13:5)
2. APAPUN YANG BELUM KAU AMPUNI DARI PASANGANMU, AMPUNILAH HARI INI. LEPASKAN ITU. SEPERTI KITA MEMINTA YESUS UNTUK MENGAMPUNI KITA ATAS DOSA2 KITA TIAP HARI, KITA HARUS MEMINTA DIA UNTUK MEMBANTU KITA MENGAMPUNI ORANG YANG BERSALAH PADA KITA TIAP HARI. KETIDAK ADANYA PENGAMPUNAN TELAH MENYEBABKAN KAU DAN PASANGANMU DI PENJARA TERLALU LAMA. KATAKAN DALAM HATIMU ‘SAYA MEMILIH UNTUK MENGAMPUNI’
3. Apa yang kau ampuni dari pasanganmu hari ini? Berapa lama kau telah membawa beban ini? Apa kemungkinan yang akan terjadi saat kau merelakan masalah ini kepada Tuhan?

Tuesday, November 17, 2009

Hari 24: “Kasih lawan hawa nafsu (vs lust)”

Hari 24: “Kasih lawan hawa nafsu (vs lust)”
1. 1 Yohanes 2:17
a. Cara kerja hawa nafsu dimulai dari mata, lalu ke hati dan ke tindakan. Kemudian barulah kita merasa malu dan menyesal. Padahal, kenyataannya, seharusnya kita sudah berkecukupan dan puas dengan apa yang kita punya seperti sandang dan pangan yang telah Tuhan sediakan. (1 Timotius 6:7, Matius 6:25-33). Hawa nafsu ini berusaha memenuhi kebutuhan yang benar dengan cara yang tidak benar, seperti melihat seseorang dengan fantasi / gambar pornografi. Bisa juga hawa nafsu untuk mengejar kekayaan.
b. Hawa nafsu sebenarnya adalah lubang tak berdasar, ketika kita berusaha memuaskan sesuatu, pasti tumbuh hawa nafsu lagi yang lebih kuat. (Yakobus 4:1) Bukannya menuju rasa kepuasan, kita akan menuju kekosongan. Kita harus menyadari apa hawa nafsu sesungguhnya, petunjuk yang salah tentang rasa lapar akan sesuatu yang hanya Tuhan bisa penuhi. Itu adalah tanda kalau kamu tidak menginjinkan kasih Tuhan memenuhimu, sehingga kamu mulai terpengaruh hawa nafsu (2 Petrus 1:3-4)
c. Apakah kamu sebal ditipu oleh hawa nafsu? Mulailah fokus kepada kasihNya, pada apa yang telah Dia berikan padamu dan juga arahkan mata dan hatimu kepada pasanganmu lagi (Amsal 5:18-21). Jangan cintai apa yang di dunia ini (1 Yohanes 2:15). Hawa nafsu adalah yang terbaik yang dapat ditawarkan dunia ini, tetapi kasih menawarkan hidup yang terbaik di seluruh dunia.
2. AKHIRILAH SEKARANG. TEMUKAN OBYEK HAWA NAFSU DIDALAM HIDUPMU DAN HILANGKAN ITU. TEMUKAN SEMUA KEBOHONGAN DALAM PROSES MENGEJAR KENIKMATAN TERLARANG DAN HIILANGKAN ITU. HAWA NAFSU TIDAK DAPAT DIIJINKAN UNTUK HIDUP DIBAWAH TEMPAT TIDURMU, ITU HARUS DIHANCURKAN DAN DIBUNUH -HARI INI - DAN GANTIKAN DENGAN JANJI TUHAN YANG PASTI DAN HATI YANG PENUH DENGAN KASIHNYA YANG SEMPURNA.
3. Apa yang kau temukan sebagai hawa nafsumu? Apa harga yang harus kau bayar untuk mengejar kenikmatan hawa nafsu tersebut? Bagaimana itu menyusahkanmu untuk menjadi orang yang semestinya? Tulislah komitmenmu yang baru untuk mencariNya, dan juga untuk pasanganmu, daripada mencari kesenangan yang bodoh.

Monday, November 16, 2009

Hari 23: “Kasih itu selalu melindungi (always protects)”

Hari 23: “Kasih itu selalu melindungi (always protects)”
1. 1 Korintus 13:7
a. Pernikahan sebenarnya mengandung unsur peperangan, dimana kau harus siap bertempur. Musuh2nya adalah segala sesuatu yang dapat menghancurkan pernikahanmu, dimana sebagian berusaha untuk mengalihkan perhatiaanmu, untuk menganggap remeh pasaganmu, dll. Itu semua adalah peperangan dimana pasanganmu dan pernikahanmu memerlukan perlindunganmu
i. Pengaruh2 yang merusak: Misalnya TV / internet yang menghabiskan banyak waktu kebersamaanmu, atau jadwal kerja yang berlebihan. Kau tak dapat melindungi kalau kau jarang disana.
ii. Hubungan yang tidak sehat: Misalnya teman2mu yang kurang bijaksana dalam pernikahan, yang menganggap remeh hal ini. Mereka mungkin tidak berhak dianggap sebagai teman. Juga hati2 terhadap teman dengan lawan jenis yang dapat mempengaruhi emosimu.
iii. Malu: Tiap orang tentu ada kelemahan, dimana dengan pernikahan kamu juga dapat mengetahui kelemahan2 pasanganmu. Pastikan rahasianya adalah rahasiamu juga (kecuali yang membahayakan kalian), karena pada dasarnya kasih itu menutupi kesalahan yang lain.
iv. Parasit: Ada parasit2 yang dapat merusak hubungan kalian seperti kecanduan (obat, judi, pornografi). Mereka akan merusak kesetiaanmu dan hatimu dari pasanganmu. Kalau kau tak menghancurkan parasit ini, dia akan menghancurkanmu. Hal2 semacam ini dibahas di alkitab (Ezekiel 34:8) dimana ini adalah peran seorang gembala.
b. Istri, kamu memiliki peran untuk melindungi, jangan sampai hatimu terbawa keluar, tapi dukunglah suamimu (Amsal 14:1) dan suami, kamu adalah kepala keluarga, jagalah apapun yang dapat membahayakan istri / pernikahanmu. (Matius 24:43)
2. HILANGKAN SEMUANYA YANG DAPAT MENGHAMBAT HUBUNGANMU DENGAN PASANGANMU, APAPUN BENTUK KECANDUAN ATAUPUN PENGARUH2 YANG DAPAT MENCURI RASA SAYANGMU ATAU MENGUBAH HATIMU MENJAUHI PASANGANMU.
3. Apa yang kau hilangkan pertama kali? Adakah lainnya yang perlu untuk kau hilangkan? Apa yang kau harapkan dari menghilangkan hal2 ini terhadapmu, pernikahanmu dan juga hubunganmu dengan Tuhan?

Sunday, November 15, 2009

Hari 22: “Kasih itu setia (faithful)”

Hari 22: “Kasih itu setia (faithful)”
1. Hosea 2:20
a. Sebagai umat Kristiani, dasar dari identitas kita adalah kasih sebagaimana kelahiran baru kita dimulai tentang kasih Tuhan (Yohanes 3:16), perintah agung untuk mencintai Tuhan dan sesama (Lukas 10:27), sebagai tanda umatnya (Yohanes 13:35, Efesus 3:17, 1 Petrus 4:8, 1 Tesalonika 3:12).
b. Lalu jika kasih kita ditolak, bagaimana kita dapat menerima keadaan dimana orang yang kau sumpah setia sehidup semati mulai berhenti menerima kasihmu. Kitab Hosea sangatlah tidak masuk akal dimana Tuhan menyuruh Hosea untuk menikahi seorang pelacur. Walaupun Hosea pernah dikhianati, namun Tuhan menyuruhnya untuk mendekati dia lagi dan menunjukkan kasihnya. Ini adalah gambaran kasih Allah kita, yang dimana kita telah berkali2 menolakNya, namun Dia tetap setia. Dia memberi contoh bagaimana bereaksi saat kasih kita ditolak, yaitu tetap setia (Efesus 1:7).
c. Tuhan berkata untuk mengasihi musuhmu (Lukas 6:27-28), sebab tak ada gunanya hanya mengasihi orang yang mengasihi kita (Lukas 6:32-33, 35). Memang saat menikah, tak pernah terpikir orang yang kita nikahi suatu saat bisa tampak seperti ‘musuh’, namun saat itu kita tetap harus menunjukkan kasih walaupun ditolak. Dan untuk dapat melakukan itu, kasih ini harus dimulai dengan kasihNya. Mintalah Dia untuk memberimu kasih yang seperti demikian.
2. KASIH ADALAH SUATU PILIHAN, DAN BUKANLAH PERASAAN. INI DIMULAI DENGAN TINDAKAN, BUKAN SUATU REAKSI SESAAT. PILIHLAH PADA HARI INI UNTUK TETAP BERTEKAD MENGASIHI PASANGANMU WALAUPUN DIA SUDAH KEHILANGAN NIAT UNTUK MENERIMANYA. KATAKAN PADA MEREKA DENGAN KATA2 YANG INTINYA ‘AKU MENCINTAIMU, TITIK. AKU MEMILIH UNTUK MENGASIHIMU WALAUPUN KAU TIDAK MEMBALAS KASIHKU SEKALIPUN’
3. Mengapa kasih seperti ini itu tidaklah mungkin tanpa ada kasih yang berasal dari Tuhan? Bagaimana keberadaannya didalammu dapat membuatmu untuk lebih mengasihi, meskipun itu hanya sekedar kasih satu arah.

Saturday, November 14, 2009

Hari 21: “Kasih itu terpuaskan didalam Tuhan (is satisfied in God)”

Hari 21: “Kasih itu terpuaskan didalam Tuhan (is satisfied in God)”
1. Yesaya 58:11
a. Hari ke 20 adalah hari yang sangat penting dalam tantangan kasih ini. Tapi, baik ini adalah sesuatu yang baru bagimu / kamu adalah pengikut Yesus yang setia, ada 1 hal yang perlu ditekankan lagi dipikiranmu. Hal itu adalah ‘kau membutuhkan Tuhan tiap hari. Hanya Dia yang dapat memuaskanmu dimana semua yang lain sudah gagal’. Misalnya pasanganmu terlambat pulang, namun Tuhan selalu tepat waktu. Mungkin pasanganmu gagal menepati janji, namun janji Tuhan selalu ditepati.
b. Dapatkah pasanganmu memberi kedamaian dalam hati? Tuhan dapat (Filipi 4:6-7); dapatkah pasanganmu membuatmu puas dengan apapun keadaanmu? Tuhan dapat (Filipi 4:12-13). Ada kebutuhan2 hidup kita yang hanya Tuhan dapat benar2 penuhi (pasangan kita mungkin dapat memenuhi sebagian, tapi tidak benar2 sepenuhnya). (Filipi 4:19). Kebutuhan2 tentang kasih dan damai adalah nyata, yang dimana Dia selalu tetap dan dapat memenuhinya.
c. Satu2nya alasan mengapa kita tidak mencarinya setiap hari karena kita tidak mempercayai sepenuhnya apakah Tuhan benar2 dapat memenuhi semua yang kita perlukan. Bersukalah didalam Tuhan (Mazmur 37:4) dan temukan diriNya (Yohanes 4:10). Tuhan adalah kebutuhanmu sehari2.
2. DENGAN SENGAJA, CARILAH WAKTU UNTUK BERDOA DAN MEMBACA ALKITABMU. COBALAH BACA DARI KITAB AMSAL TIAP HARI (ADA 31 PASAL - PERSIS UNTUK 1 BULAN), ATAU BACA DARI 4 KITAB SUCI (MATIUS, MARKUS, LUKAS, YOHANES). SAAT KAU MELAKUKANNYA, MASUKKAN DIRIMU DIDALAM KASIH DAN JANJI2 TUHAN DALAM HIDUPMU. INI AKAN MENINGKATKAN IMANMU UNTUK KAU BERJALAN BERSAMANYA.
3. Bagaimana perasaanmu untuk meluangkan waktu tiap hari bagi Tuhan dapat merubah situasi dan kondisimu? Bagaimana caramu untuk membuat dia bagian yang lebih besar didalam hidupmu?

Hari 20: “Kasih itu Tuhan Yesus (is Jesus Christ)”

Hari 20: “Kasih itu Tuhan Yesus (is Jesus Christ)”
1. Roma 5:6
a. Yesus datang untuk ‘mencari dan menyelamatkan’-mu (Lukas 19:10). Kamu mungkin gagal dahulu, namun semua itu dapat dimaafkan. Jikalau kamu belum menerimaNya, sekarang adalah hari keselamatan mu(2 Korintus 6:2); atau mungkin kau melakukannya diwaktu lampau, bertobatlah lagi (Kisah Para Rasul 3:19); dan jikalau perjalananmu denganNya baik2 saja, ini tetap adalah suatu pengingat yang baik.
b. Alkitab mengatakan kalau kita telah berdosa sejak lahir (Mazmur 51:5, Yesaya 64:6). Kita tak layak untuk masuk surga dengan usaha kita sendiri, namun untunglah bahwa Tuhan (1 Yohanes 4:9; Filip1 2:6-8, 1 Petrus 2:24) datang ke dunia ini menanggung dosa kita. Kasih seperti ini tak bisa sepenuhnya dimengerti karena Dia rela mati bagi kita yang masih pendosa (Roma 5:7-8), tak bisa diperoleh dengan usaha sendiri (Roma 6:23, Efesus 2:8-9), namun harus diterima (Roma 10:9-10). Dan oleh sebab itu, perintahNya adalah kasihi satu sama yang lain (1 Yohanes 3:16,23, 4:8).
c. Tuhan dapat melihat semua kejelekan kita, namun tetap mengasihi kita. Dan karena kita juga telah menerimaNya, kita juga dapat melakukan yang sama. Kamu tetap melihat kelemahan pasanganmu, namun tetap dapat mengasihinya. Dan walaupun kamu tak dapat memenuhi semua kebutuhannya seperti Tuhan memenuhi kebutuhan kita, namun kau bisa menjadi alatNya dalam hal tersebut. Kasih sesungguhnya hanya dapat ditemukan pada Yesus Kristus saja dan setelah kamu menerimanya, baru kau dapat benar2 menghidupi tantangan kasih ini.
2. BERANIKAN UNTUK MEMEGANG KATA2 TUHAN. BERANIKAN UNTUK MENERIMA YESUS KRISTUS SEBAGAI JURU SELAMAT. BERANIKAN UNTUK BERDOA ‘TUHAN YESUS, AKU ADALAH SEORANG PENDOSA. NAMUN KAU TELAH MENUNJUKKAN KASIHMU DENGAN MATI UNTUK MENGAMPUNI DOSAKU DAN KAU TELAH BUKTIKAN KUASAMU UNTUK MENYELAMATKANKU DENGAN KUASA KEBANGKITANMU. TUHAN, UBAHLAH HATIKU DAN SELAMATKANLAH AKU DENGAN KASIH KARUNIAMU.
3. Tulislah apa yang kau rasakan kali ini. Meskipun kau hanya memperbaharui komitmenmu untuk menerima dan menunjukkan kasihNya, apa yang telah dia tunjukkan padamu hari ini?

Thursday, November 12, 2009

Hari 19: “Kasih itu mustahil (is impossible)”

Hari 19: “Kasih itu mustahil (is impossible)”
1. 1 Yohanes 4:7
a. Selama tantangan kasih ini, kamu mungkin mulai menyadari bahwa kasih (agape), tanpa harapan kembali adalah sesuatu yang mustahil bagi kita semua. Kau mungkin sudah belajar untuk lebih mengasihi, namun untuk benar2 mencintai tanpa keegoisan dan tanpa syarat itu adalah hal berbeda yang hanya bisa dicapai dengan kasihNya melaluimu.
b. Berapa kali kasihmu itu gagal untuk mengontrol emosimu, atau berapa kali kasih itu gagal disaat kau berpikir sesuatu yang negatif tentang pasanganmu, ataupun dimana kasihmu gagal mencegahmu untuk berpikir tentang hawa nafsu, dll. Kita semua jatuh dibawah standarnya Tuhan (Roma 3:23, 6:23) dan jikalau kita tidak benar dihadapanNya, kita tak akan dapat benar2 mengasihi pasangan kita. Kasih sesungguhnya berasal dari Tuhan, dan tanpaNya kita tak dapat berbuat apa2 (Yohanes 15:5, 7; Efesus 3:19,20). Ketika kau berserah padaNya, kuasaNya akan bekerja melaluimu (Roma 5:5)
c. Jikalau kau masih belum menerima Kristus dan merasakan kasihNya, mungkin ini saatnya kau sadar bahwa kau telah melanggar perintah2Nya. Bertobatlah dan kau dapat merasakan kasih dan pengampunanNya. Jikalau kau sudah percaya padaNya, lihatlah lagi jikalau kau masih dekat denganNya. Kenyataannya kau tak dapat hidup tanpaNya, tak dapat mengasihi tanpaNya.
2. LIHATLAH KEMBALI TANTANGAN2 DARI HARI2 YANG LALU. ADAKAH DIMANA RASANYA TAK MUNGKIN BAGIMU? SUDAHKAH KAU SADARI BAHWA KAU PERLU TUHAN UNTUK MERUBAH HATIMU DAN MEMBERIKAN KEMAMPUAN UNTUK MENGASIHI? MINTALAH PADANYA UNTUK MENUNJUKKAN POSISIMU DENGAN DIA, DAN MINTALAH UNTUK KUASA DAN KASIH KARUNIA BAGI MASA DEPANMU YANG KEKAL
3. Apa yang kau rasa Tuhan sedang berbicara padamu? Adakah sesuatu yang berasa dihatimu? Keputusan apa yang kau lakukan berhubungan dengan ini?

Hari 18: “Kasih itu berusaha untuk mengerti (seeks to understand)”

Hari 18: “Kasih itu berusaha untuk mengerti (seeks to understand)”
1. Amsal 3:13
a. Kita menikmati mengetahui hal2 yang kita benar2 peduli, misalnya tim favorit sepakbola kita, tentang memasak, dan juga topik2 lain yang menarik bagi kita. Tentunya baik untuk mengetahui itu semua, tapi bagaimanakah jika ditanya ‘seberapa kamu mengenal pasanganmu?’ Saat2 masa pacaran, tentunya kamu berusah mengerti apa kesukaan pasanganmu, yang dia tidak suka, hobi, dll. Namun setelah masuk pernikahan, ketertarikanmu berubah ke hal2 yang lain. Ingatlah, bahwa masih ada hal2 lain yang kamu dapat mengerti lebih lagi dari pasanganmu. Belajarlah lagi (Amsal 13:15)
b. Bayangkan pengetahuanmu tentang pasanganmu sebelum menikah itu adalah ‘tamat sma’, kamu harus melanjutkan pendidikanmu tentang pasanganmu ke sarjana muda, sarjana, doktor, profesor, dll. Apakah kau tahu tentang harapan terbesar pasanganmu, mimpi2nya? Bagaimana bahasa kasihnya? Ketakutan terbesarnya dan mengapa demikian? Ketahuilah bahwa ketidaktahuanmu yang tampaknya tidak seberapa dapat memberi pengaruh kepada sebab2 pertengkaran kita. (Jude 10)
c. Kalo kamu kehilangan kedekatanmu dengan pasanganmu, caranya adalah buatlah komitmen untuk mengetahuinya lagi. Amsal 24:3-4 Pelajari mereka:
i. Tanyalah pada mereka, mulailah pembicaraan (Amsal 18:15)
ii. Dengarkan mereka, bukan bercerita pendapatmu (Amsal 10:14, 20:5)
iii. Tanyalah pada Tuhan untuk pengertian (Amsal 2:6)
2. SIAPKANLAH SEBUAH MAKAN MALAM KHUSUS DIRUMAH, HANYA UNTUK KALIAN BERDUA. MAKAN MALAM INI BISA DIBUAT SEMENARIK YANG KAU MAU. PUSATKAN WAKTU INI UNTUK MENGETAHUI PASANGANMU DENGAN LEBIH BAIK, MUNGKIN DI AREA YANG KALIAN JARANG BICARAKAN. PUTUSKAN UNTUK MENJADI MALAM YANG INDAH BAGIMU DAN PASANGANMU
3. Apa yang kau pelajari tentang pasanganmu yang tidak kau ketahui sebelumnya? Bagaimana kau dapat melanjutkan proses penemuan ini dengan cara lain, pada waktu lain? Bagian mana dari malam ini yang berkesan bagimu?

Tuesday, November 10, 2009

Hari 17: “Kasih itu mempromosikan keintiman (promotes intimacy)”

Hari 17: “Kasih itu mempromosikan keintiman (promotes intimacy)”
1. Amsal 17:9
a. Kamu bisa saja dekat dengan teman semasa kecil, saudara, namun itu tidak bisa dibandingkan dengan kedekatan antara suami istri. Seseorang yang dekat seperti ini dapat mencintai kita dengan kasih yang tidak pernah kita pikirkan, namun juga dapat melukai kita yang mungkin kita tak akan pernah pulih sepenuhnya. Apa yang kau rasakan dari pasanganmu saat ini, apakah kamu merasa aman ataukah kamu merasa ketakutan jikalau kelemahanmu disebar-luaskan oleh pasanganmu? Apa yang akan pasanganmu katakan jika pertanyaan ini ditanyakan padanya?
b. Pasanganmu seharusnya tidak merasa terbeban untuk menjadi sempurna. Atmosfir dalam pernikahanmu seharusnya bebas, tak ada rasa takut (1 Yohanes 4:18) dan meningkatkan rasa keintiman (Kejadian 2:25).
c. Kalian masing2 berbagi informasi private kalian. Rahasia2 ini mungkin perlu untuk dibenarkan (misalnya kebiasaan buruk pasanganmu), namun dengan kasih dan bukan kritik. Rahasia2 lainya mungkin hanya bisa kita terima (misal masa lalu seseorang, yang mungkin topik yang sensitif bagi pasangan kita). Ingatlah, bahwa Tuhan kita tahu semua kelemahan2 kita, namun Dia mencintai kita begitu sungguh. (Mazmur 139:2-4). Demikian pula kita harus dapat membuat pasangan kita merasa aman bersama kita.
d. Jikalau kita gagal dalam hal ini dimasa lalu, tentunya kita tak bisa berharap pasangan kita langsung berbuka hati mereka pada kita lebar2. Kita harus bangun kembali kepercayaan bahwa rahasia mereka aman di kita, dan tidak memaksa masuk. Tuhanpun berdiri di pintu dan mengetuk (Wahyu 3:20).
2. BERTEKADLAH UNTUK MENJAGA RAHASIA PASANGANMU (KECUALI JIKA ITU BERBAHAYA BAGI DIA ATAU KAMU) DAN MULAILAH BERDOA UNTUK DIA. BERBICARA DENGAN PASANGANMU DAN PUTUSKAN UNTUK MENUNJUKKAN KASIH WALAUPUN KALIAN MENGALAMI MASALAH2. BENAR2 DENGARKAN DIA JIKA DIA MULAI BERBAGI PIKIRAN PRIBADINYA DAN PERGUMULANNYA DENGANMU. BUATLAH MEREKA MERASA AMAN.
3. Perlu berapa banyak upayakah bagimu untuk tidak mengucapkan kritik atau semacamnya? Apa yang telah kau pelajari dari pasanganmu hari ini hanya dengan mendengarkan?

Hari 16: “Kasih itu bersyafaat (intercedes)”

Hari 16: “Kasih itu bersyafaat (intercedes)”
1. 3 Yohanes 2
a. Kau takkan dapat mengubah pasanganmu, namun itulah yang sering kita lakukan. Ini adalah perbuatan yang sia2 yang dapat membuat frustasi. Kamu harus menerima bahwa ini bukanlah sesuatu yang dapat kamu lakukan. Yang dapat kamu lakukan adalah seperti seorang petani yang bijaksana. Dia tidak dapat memaksa benih2 untuk tumbuh, namun dia dapat membuat tanahnya menjadi subur, di beri pupuk dan dijaga dari rumput ilalang.
b. Kau takkan dapat melakukan itu sendiri (menjaga kesuburan tanah pasanganmu, menjaga agar ilalang tak tumbuh dalam pernikahan kalian). Kau memerlukan sesuatu yang punya kuasa lebih, yaitu doa yang efektif. Berdoalah daripada menyerah (Lukas 18:1), doa dapat membawa kedamaian (Filipi 4:6-7), Doa dapat membawa suatu perbedaan (Kisah Para Rasul 12:1-17). Berdoalah dengan rendah hati, miliki hubungan yang benar dengan Tuhan (Yakobus 5:16)
c. Apakah kamu ingin tahu mengapa Tuhan memberi kamu pengetahuan lebih tentang kelemahan pasanganmu? Itu bukanlah supaya kamu dapat rewel kepadanya, namun agar kamu dapat mendoakannya. Ubahlah komplain kamu menjadi doa, dan lihatlah perubahan yang ada. Mintalah agar pasanganmu menerima Yesus (jikalau belum), ubah hatinya, ubah sikapnya, ubah agar kejujuran menggantikan kepalsuan, pengampunan menggantikan kepahitan. (Matius 7:7)
2. MULAILAH BERDOA HARI INI UNTUK HATI PASANGANMU. BERDOALAH 3 HAL SECARA KHUSUS DIMANA KAU INGIN TUHAN UNTUK BEKERJA DIDALAM KEHIDUPAN PASANGAMU DAN DI DALAM PERNIKAHANMU.
3. Sudahkah kau mengalami kuasa doa dimasa lalu? Apa yang kau putuskan untuk kau doakan? Apakah itu hal yang mudah untukmu / itu merupakan suatu hal yang asing bagimu?

Hari 15: “Kasih itu terhormat (honorable)”

Hari 15: “Kasih itu terhormat (honorable)”
1. 1 Petrus 3:7
a. Hormat, suatu kata yang artinya memberi mereka rasa dihargai, khusus dan memiliki nilai yang besar. Kamu akan memperhatikan caramu berbicara dengan mereka, dan mendengarkan dengan serius ketika mereka berbicara. Jika mereka minta tolong sesuatu, kamu akan berusaha sedemikian rupa untuk melakukannya karena kamu menghormati mereka dengan sungguh2 dan karena caramu memperlakukan mereka, mereka seharusnya juga tahu.
b. Suci, artinya bukanlah sempurna. Suci artinya dikhususkan untuk tujuan yang lebih tinggi. Seseorang yang telah dibilang suci untukmu berarti orang itu ada diposisi yang paling penting di hatimu, yang harus dihormati, di puji dan dijaga. Ketika 2 orang menikah, masing2 pasangan menjadi suci untuk yang lainnya, dimana tidak ada orang lain yang menikmati kedekatan denganmu selain pasanganmu. Kamu akan berbagi rasa intimasi kepadanya, dimana hatimu, kepunyaanmu, kehidupannya terikat dengan satu individual ini.
c. Inikah yang terjadi dalam pernikahanmu? Apakah pasanganmu akan bilang kalau kamu menghormatinya? Apakah kamu benar2 menganggap mereka khusus dan sangat dihargai? Suci? Nah, mungkin kamu sendirinya yang merasa kalau pasanganmu itu tidak menghormatimu. Namun, itu bukanlah suatu masalah dengan dengan kasih. Kasih akan tetap menghormati walaupun ditolak, tetap menganggap pasanganmu special walaupun sikap penolakan yang kau terima. (Roma 12:10, Ibrani 13:4) Kau tetap memilih untuk mengasihinya meskipun dia melakukan kesalahan2, baik yang sekarang atau di masa lalu.
2. CARILAH SUATU CARA UNTUK MENUNJUKKAN HORMAT KEPADA PASANGANMU DIATAS RUTINITASMU. MUNGKIN ITU HANYALAH MEMBUKAKAN PINTU BAGINYA. MUNGKIN HANYA MERAPIKAN BAJU2 UNTUKNYA. MUNGKIN MERUBAH CARAMU BERBICARA DAN MENDENGARKANNYA DALAM KOMUNIKASIMU. TUNJUKKAN PADA PASANGANMU KALAU DIA BENAR2 DIHARGAI OLEHMU.
3. Bagaimana caramu untuk menunjukkan kasih? Bagaimana hasilnya? Adakah cara lain dimana kamu dapat menunjukkan rasa hormat di hari2 berikutnya?

Hari 14: “Kasih itu membawa kebahagiaan (takes delight)”

Hari 14: “Kasih itu membawa kebahagiaan (takes delight)”
1. Pengkotbah 9:9
a. Satu hal yang harus kamu ketahui tentang tantangan kasih ini adalah kamu seharusnya tidak hanya mengikuti perasaanmu, namun seharusnya memimpin perasaanmu. Tidak ada orang yang dapat selalu mempertahankan kasih hanya dengan mengikuti perasaan saja, namun mengasihi hanya dengan kewajiban saja juga susah.
b. Cara yang baik adalah mengambil keputusan untuk berbahagia dengan pasanganmu. Dengan kata lain, ‘memilih’ untuk mengasihi juga adalah suatu kuasa yang sama kuatnya dengan ‘perasaan’ untuk mengasihi. Nikmatilah saat2 bersama pasanganmu, ingat2lah hal2 yang membuatmu mengasihinya. Dengan begini, kau memimpin perasaanmu untuk mengasihinya. Lihatlah kisah cinta di Kidung Agung 2, walaupun tampak berlebih namun mulailah untuk tertawa lagi, untuk menggoda pasanganmu lagi. Jika kau bergembira dulu saat barusan menikah, kau dapat gembira lagi.
2. DENGAN SENGAJA, TINGGALKAN AKTIVITAS YANG KAMU BIASA LAKUKAN SUPAYA KAMU DAPAT MENGHABISKAN WAKTU YANG BERKUALITAS DENGAN PASANGANMU. LAKUKAN SESUATU YANG DIA INGIN LAKUKAN, ATAUPUN SESUATU YANG DIA INGIN KERJAKAN. INTINYA LAKUKAN BERSAMA2.
3. Aktivitas apa yang kau putuskan untuk kau tinggalkan? Apa yang kau lakukan bersama? Bagaimana hasilnya? Hal baru apa yang kau pelajari / pelajari ulang tentang pasanganmu?

Hari 13: “Kasih itu bertengkar secara adil (fights fair)”

Hari 13: “Kasih itu bertengkar secara adil (fights fair)”
1. Markus 3:25
a. Konflik dalam pernikahan itu pasti ada, terutama dimana kenyataan setelah bulan madu mulai terasa nyata dan kamu semakin mengenal pasanganmu, problem pribadinya, rahasia buruk dia, dimana di waktu yang sama persoalan hidup semakin menambah beban ini dimana kalian menjadi bertengkar dan menjadi terluka. Semua orang akan mengalami pertengkaran semacam ini dalam perjalanan hidup mereka, dan biasanya masalah terbesar yang dapat kau timbulkan dalam pernikahanmu terjadi saat kau benar2 didalam puncak situasi ini dengan penuh emosi, penuh keegoisan.
b. Kasih datang untuk merubah ini, mengingatkanmu bahwa pernikahan itu terlalu berharga sehingga mencegahmu untuk menghancurkan dirimu sendiri. Dia akan mengingatkanmu bahwa konflik dapat diubah menjadi sesuatu yang lebih baik jikalau dihadapi dengan benar. Bagaimanakah caranya? Cara yang bijaksana adalah dengan bertengkar secara adil, pakailah 2 macam batas, yaitu batas kebersamaan dan juga batas pribadimu sendiri.
c. Batas bersama adalah batas yang sudah disepakati bersama, dimana masing2 dari kamu dapat mengingatkan / menegaskan batas ini dengan sopan / baik jikalau batas ini dilanggar. Contohnya:
i. Tidak boleh menyebutkan kata bercerai
ii. Tidak boleh membawa hal masa lalu, dan yang tidak berhubungan
iii. Tidak boleh bertengkar di depan umum ataupun didepan anak2
iv. Kita akan mengambil ‘time out’ jikalau konflik sampai pada tingkat yang merusak
v. Kita tidak boleh menyentuh satu dengan yang lain yang dapat melukai
vi. Kita tidak boleh tidur saat masih marah satu dengan yang lain
vii. Tidak ada kata gagal, apapun yang terjadi masalah ini harus diselesaikan
d. Batas pribadi adalah dimana batas yang kau latih sendiri dan ingatkan diri sendiri
i. Saya akan mendengar terlebih dahulu sebelum berbicara (Yakobus 1:19)
ii. Saya akan menghadapi permasalahanku terlebih dahulu sebelum membahas permasalahan pasanganku (Matius 7:3)
iii. Saya akan berbicara dengan halus dan mempertahankan suaraku untuk tidak naik / nada tinggi. (Amsal 15:1)
2. BERBICARALAH KEPADA PASANGANMU UNTUK MEMBUAT PERATURAN / BATAS BERSAMA DALAM MENGHADAPI PERMASALAHAN. JIKALAU PASANGANMU TIDAK SIAP, BUATLAH BATASAN DIRIMU SENDIRI. PASTIKAN KAU MENGIKUTI BATASANMU INI SAAT ADA PERDEBATAN BERIKUTNYA.
3. Jikalau pasanganmu berpartisipasi denganmu, bagaimanakah reaksinya? Peraturan / batasan apa yang kau tulis buat dirimu sendiri?

Saturday, November 7, 2009

Hari 12 : “Kasih itu membiarkan yang lain menang (let the other win)”

Hari 12 : “Kasih itu membiarkan yang lain menang (let the other win)”
1. Filipi 2:4
a. Jikalau kau disuruh untuk membuat list 3 hal dimana kau dan pasanganmu tidak setuju, kamu mungkin dapat dengan mudah mengerjakannya. Ketidak-setujuan ini disebabkan karena kita berkeras atas kehendak / pendapat kita. Keras kepala adalah salah satu unsur yang biasa ada dalam kehidupan berpasangan yang akan menyita waktu dan juga menyebabkan frustasi bagi kalian berdua.
b. Memang ada situasi yang keras kepala itu penting seperti ketaatan kita pada Tuhan, moral hati kita yang harus dijaga dengan usaha khusus. Namun untuk hal2 yang kecil seperti warna tembok, janganlah kita berdebat. Mungkin ada situasi2 yang lebih susah, seperti yang satu ingin berlibur dengan keluarga kecil, sedang yang satu dengan keluarga besar; yang satu ingin terlibat didalam gereja lebih lagi, yang satunya tidak; yang satu ingin anaknya les privat, yang satunya tidak. Dan caranya untuk menghindari keadaan seri ini adalah jika salah satu orang ‘rela’ mengalah.
c. Contoh yang baik ada di Filipi 2, Yesus mampu menolak menjadi manusia; Dia punya hak untuk dilayani, namun malah melayani. Dia rela menderita, dan melakukan kehendak BapaNya daripada kehendakNya sendiri. Marilah kita miliki karakter seperti Yesus Filipi 2:5. Dimana ada argumen, itu akanlah berhenti jikalau salah satu orang mau mengalah. Walaupun kau merasa kehilangan harga diri, atau ada harga yang harus dibayar, kau telah menginvestasikan sesuatu yang berharga pada pernikahanmu.
d. Hal yang bijak dan penuh kasih dalam menyelesaikan suatu perdebatan adalah dengan kerelaan untuk tidak memaksakan kehendak sendiri. Ini bukan berarti kalau pasanganmu itu yang benar, namun kau memberikan konsiderasi yang besar pada pilihan pasanganmu. Nasihat tentang kasih ada pada Yakobus 3:17. Daripada menganggap pasanganmu sebagai lawanmu, mulailah anggap dia sebagai temanmu yang paling kau hormati, dan kau benar2 mengganggap tinggi ucapan mereka.
2. TUNJUKKANLAH KASIH YAITU DENGAN RELA MEMILIH UNTUK MENGALAH DI AREA DIMANA KALIAN ADA PERDEBATAN. LALU KATAKANLAH PADA DIA BAHWA KAU MENDAHULUKAN KEINGINAN PASANGANMU.
3. Issue apa yang kau pilih? Berapakah harga yang harus kau bayar untuk melakukannya? Bagaimana ini dapat membantumu di masa depan?

Friday, November 6, 2009

Hari 11: “Kasih itu menghargai (cherishes)”

Hari 11: “Kasih itu menghargai (cherishes)”
1. Efesus 5:28
a. Bayangkan 2 skenario ini, yang pertama ada seseorang yang memiliki mobil yang sudah tua. Mobil itu rusak dan biaya perbaikannya cukup mahal. Dia memutuskan untuk tidak memperbaiki mobil itu lagi, melainkan menginvestasikan biayanya untuk mobil yang baru. Skenario kedua, ada seorang lain yang tangannya cedera dan beberapa tulangnya patah. Walaupun mahal dalam biaya pengobatan, dia akan tetap mengeluarkan biaya itu dan merawat tangannya hingga sembuk kembali. Kedua skenario diatas adalah hal yang masuk akal bukan?
b. Masalah dalam budaya sekarang adalah ketika hubungan kita mengalami masalah, kita cenderung mengambil tindakan seperti pada skenario pertama, padahal sesungguhnya hubungan suami istri seperti pada skenario kedua. Kamu tidak akan memotong tanganmu jikalau sekedar terluka, dan berusaha semaksimal mungkin untuk mengobatinya. Itu karena tanganmu adalah bagian darimu dan tidak ternilai harganya.
c. Dalam hubungan pernikahan, Tuhan sudah menyatukan kalian. Mungkin seiringnya waktu, kalian mengalami suatu kekecewaan, dan kenyataan bahwa anda menikahi seseorang yang tidak sempurna menjadi nyata. Namun ini tidak mengubah kalau pasanganmu adalah bagian darimu. Efesus 5:28-29. Sadarilah bahwa pasanganmu adalah bagian daripadamu seperti layaknya tanganmu, matamu, hatimu, dimana dia juga perlu disayang, dihargai.
2. ADAKAH SUATU KEBUTUHAN OLEH PASANGANMU YANG DAPAT KAU PENUHI PADA HARI INI? DAPATKAH KAU MEMBERIKAN PIJATAN PUNGGUNG / KAKI? ADAKAH PEKERJAAN RUMAH YANG BISA KAU LAKUKAN BAGINYA? PILIHLAH SUATU SAMBUTAN YANG MENYATAKAN ‘AKU MENGHARGAIMU’ DAN LAKUKAN ITU DENGAN SENYUMAN.
3. Apa yang kau pilih untuk menunjukkan bahwa kau mengasihi pasaganmu? Pelajaran apa yang kau dapat dari pengalaman ini?

Thursday, November 5, 2009

Hari 10: “Kasih itu tanpa syarat (unconditional)”

Hari 10: “Kasih itu tanpa syarat (unconditional)”
1. Roma 5:8
a. Jikalau seseorang bertanya padamu tentang mengapa kau mengasihi pasanganmu, akankah jawabanmu berkisar tentang kebaikan, ketampanan/kecantikan, gurauan yang segar, karakter/pribadinya? Jikalau iya, bagaimana jika setelah lewatnya waktu dan mereka tidaklah lagi memiliki karakter / sifat yang kau sebutkan tadi, akankah kau tetap mengasihi pasanganmu? Secara logis, seharusnya jawabannya adalah ‘tidak’, sebab dasar dari kasih kalian telah hilang.
b. Cara agar kasih ini dapat bertahan seumur hidup hanyalah jika kasih itu tidak bersyarat. Sesungguhnya, kasih itu tidak ditentukan oleh apa yang dikasihi, tetapi oleh orang yang memilih untuk mengasihi. Inilah kasih ‘agape’ yaitu kasih tanpa syarat. (ada juga kasih persahatan dan kasih sexual yang tentunya juga berpengaruh pada hubunganmu dengan pasanganmu, namun jikalau ini yang menjadi sandaran, seiringnya waktu kasih ini bisa pudar – sedangkan jikalau kau memiliki kasih agape sebagai dasar, akan ada kecenderungan kasih persahabatan dan sexualmu menjadi semakin indah).
c. Kasih Tuhan adalah seperti ini, 1 Yohanes 4:10,19, yaitu Tuhan mengasihi kita bukan karena kita adalah mahkluk yang berhak atau pantas dikasihi, melainkan karena Tuhan memang penuh kasih dan memilih untuk mengasihi kita. Kenyataannya kita tak dapat memiliki kasih ini dengan usaha kita sendiri, karena ini berasal dari Tuhan. Kasih Tuhan itu sangatlah indah, 1 Korintus 13:7, Roma 8: 38-39. Kasih ini dapat menjadi milik kita juga jikalau kita menerimanya dan membagikannya. Janganlah kaget jikalau pasanganmu akan menjadi orang yang lebih mudah dicintai daripada dari yang pernah kau ingat. Kau takkan berbicara “aku mengasihinya karena ...”, melainkan “aku mengasihinya... titik.”
2. LAKUKAN SESUATU YANG DILUAR KEBIASAANMU PADA PASANGANMU – SESUATU YANG MEMBUKTIKAN (PADA DIRIMU SENDIRI DAN JUGA PADA PASANGANMU) JIKALAU KASIH YANG KAU LAKUKAN ADALAH BERDASARKAN KEPUTUSANMU DAN BUKANLAH OLEH KARENA HAL LAIN. INI BISA SEPERTI MENCUCI MOBILNYA, MEMBERSIHKAN DAPUR, MEMBELIKAN MAKANAN KESUKAANNYA, MELIPAT BAJU CUCIAN. TUNJUKKANLAH KASIHMU PADA MEREKA BAHWA KAU SANGAT GEMBIRA MEMILIKI MEREKA SEBAGAI PASANGAN DALAM PERKAWINANMU.
3. Apakah kasihmu pada pasanganmu didasarkan oleh karakter2 yang baik pada pasanganmu ataukah karena oleh komitmenmu? Bagaimana kamu dapat melanjutkan menunjukkan kasihmu ketika pasanganmu tidak meresponi seperti yang kau harapkan?

Tuesday, November 3, 2009

Hari 9: “Kasih itu membuat impresi yang baik (makes good impression)”

Hari 9: “Kasih itu membuat impresi yang baik (makes good impression)”
1. 1 Petrus 5:14
a. Kamu dapat melihat situasi seorang pasangan dari cara mereka menyapa satu dan lainnya, dari ekspresinya, dan terlebih lagi dari kontak fisik mereka. Seberapa pentingkah penyapaan ini? Didalam Alkitab, dituliskan kalau Paulus menyediakan waktunya untuk menyapa satu dan lainnya, dimana dia juga membuat daftar orang2 yang ingin dia sapa pada surat2-nya. Malahan, di Alkitab bukan sekedar pada orang2 yang baik pada kita, melainkan juga pada musuh2 kita.
b. Mungkin ini bukanlah sesuatu yang kau pikirkan setiap saat, namun hal2 kecil seperti kalimat pertama yang kau ucapkan pada pasanganmu, bagaimana tatapanmu saat masuk ke mobil, suaramu saat berbicara di telepon, ini semua dapat memberikan imbas yang positif dalam hidup mereka dan meningkatkan nilai kehidupan mereka. Sapaan yang baik akan membuat interaksi yang sehat.
c. Sapaan macam apa yang pasanganmu rasakan? Carilah kesempatan yang baik untuk menyapa pasanganmu sering kali. Ketika melewati pintu, ketika makan siang, ketika telepon. Tidaklah harus selalu dramatis, namun menambah kehangatan dalam sapaan akan membuat pasanganmu merasa lebih dihargai. Ingatlah, kasih itu pilihan. Pilihlah untuk mengubah sapaanmu dengan kasih.
2. PIKIRKANLAH CARA YANG KHUSUS TENTANG BAGAIMANA MENYAPA PASANGANMU PADA HARI INI. LAKUKAN DENGAN SENYUM DAN ENTUSIASME YANG TINGGI. LALU TEKADKANLAH UNTUK MENGUBAH CARA MENYAPAMU MULAI HARI INI UNTUK MEREFLEKSIKAN RASA KASIHMU PADA MEREKA.
3. Kapan dan bagaimana caramu untuk menyampaikan sapaan khususmu? Bagaimana caramu untuk mengubah cara menyapamu mulai dari hari ini dan seterusnya?

Monday, November 2, 2009

Hari 8: “Kasih itu tidak cemburu (not jealous)”

Hari 8: “Kasih itu tidak cemburu (not jealous)”
1. Kidung Agung 8:6
a. Cemburu adalah salah satu dorongan yang paling kuat bagi kaum manusia. Ini berasal dari kata ‘zeal’ yang artinya ‘terbakar dengan api yang membara’. Amsal 27:4. Sebenarnya ada 2 jenis cemburu, yang sah karena berdasarkan kasih, dan yang tidak sah karena berdasarkan iri hati. Cemburu yang sah adalah dimana seseorang yang kau kasihi memalingkan hatinya daripadamu, sehingga oleh karena kasihmu kamu rindu untuk memiliki kembali apa yang sebenarnya adalah hakmu. Alkitab menjelaskan bahwa Tuhan adalah Allah yang cemburu, dan itu bukan karena iri hati sebab Dia telah memiliki semua hal. Ulangan 4:24
b. Cemburu yang tidak sah adalah cemburu yang berasal dari iri hati, dimana jikalau temanmu populer, dapat promosi, lalu kau tidak bisa tidur. Ini adalah perjuangan yang umum, dimana jika seseorang lebih sukses daripada kamu, kamu akan menjadi sakit (yg semakin sakit jika kita semakin egois). Iri hati akan menuju pada perkelahian, perdebatan, dan semua yang jahat (Yakobus 3:16 & 4:1-2)
c. Biasanya kita tidak akan cemburu oleh orang2 yang asing dari kita, melainkan orang2 disekeliling kita seperti teman kerja kita, temanmu, ataupun didalam keluargamu. Ya, iri hati dapat masuk kedalam pernikahan. Ketika kau menikah, kau diberi peran sebagai penggembira dan kapten dari kelompok fans pasanganmu. Jikalau satu orang sukses, seharusnya yang lain juga gembira. Jangan sampai karena yang satu diundang temannya, lalu pasangannya iri hati karena kepopulerannya, dll.
d. Kasih itu tidak egois, mendahulukan yang lain, tidak membandingkan kelemahannya dengan kekuatan yang lain. Saat pasanganmu sukses, kamu akan merayakannya dan bukanlah merasa iba diri. Ini saatnya untuk mengasihi, rendah hati, dan bersuka cita agar tidak ada kecemburuan yang timbul dari dalam hati. Ini saatnya kesuksesan pasaganmu menjadi kesempatan agar kamu dapat menunjukkan kasih yang sesungguhnya.
2. BERTEDKADLAH UNTUK MENJADI PENGGEMBIRA BAGI PASANGANMU DAN MENOLAK PIKIRAN2 TENTANG KECEMBURUAN. UNTUK MEMBANTUMU TERPUSAT PADA KESUKSESAN PASANGANMU, BAKARLAH SECARA DIAM2 LIST NEGATIF YANG KAU BUAT KEMARIN. LALU BAGIKAN KEPADA PASANGANMU TENTANG KEGEMBIRAANMU MENGENAI SATU KESUKSESAN PASANGANMU AKHIR2 INI.
3. Bagaimana sulitkah untuk menghancurkan list itu? Pengalaman positif apa yang kau rayakan bersama dengan pasanganmu? Bagaimana agar kamu dapat mendukung mereka terhadap kesuksesan mereka berikutnya?

Sunday, November 1, 2009

Hari 7: “Kasih itu percaya yang terbaik (believes the best)”

Hari 7: “Kasih itu percaya yang terbaik (believes the best)”
1. 1 Korintus 13:7
• Didalam hati kita yang terdalam, ada suatu ruangan yang bernama ‘Appreciation’ room, dimana semua pikiran yang positif tentang pasanganmu ada disini. Kamu akan senang berada disini yang berisi macam2 hal positif tentang pasanganmu seperti jujur, pandai memasak, rajin, dll. Kebanyakan hal2 yang ada diruang ini ditulis pada awal2 hubungan kalian, misalnya sebelum kalian menikah. Kamu dulu menghabiskan banyak waktu diruangan ini, namun setelah menikah kamu sudah tidak berada diruangan ini sebanyak dulu kala.
• Ada alasan mengapa kamu tidak ada diruangan itu, karena ada ‘Depreciation’ room dimana perasaan terluka, harapan yang tak dipenuhi, dan macam2 karakter negatif pasanganmu seperti kebiasaan buruk, kata2 yang menyakitkan dll. Banyak orang menyimpan hal2 buruk disini, dan semakin lama menghabiskan waktu disini, semakin kamu tidak menghargai pasanganmu. Kamu mungkin berargumen bahwa hal ini adalah benar, tetapi seperti kebanyakan manusia, kita menganggap kelemahan kita biasa saja, sedang kelemahan pasangan kita dilihat dalam mikroskop.
• Kasih itu mengetahui adanya ‘Depreciation’ room. Dia tidak memungkiri kenyataan itu, tetapi memilih untuk tidak tinggal didalamnya. Kamu harus memutuskan untuk tidak bermain2 diruangan ini. Kasih itu percaya yang terbaik mengenai orang lain. Dia menolak untuk mengisi ketidaktahuan dengan asumsi negatif. Dan ketika harapan kita yang terendahpun tidak terpenuhi, kasih berusaha sebagaimana mungkin untuk melaluinya dan berpusat ke hal yang positif.
• Alasan dimana kita boleh mengintip ‘Depreciation’ room adalah untuk mendoakan pasangan kita. Lalu, juga saat kita menulis ‘dibungkus oleh kasih’ dengan tulisan yang besar pada hal2 yang ada di ruangan itu. Lalu, kita harus membuat ‘Appreciation’ room menjadi rumah kita, dimana ada banyak sifat2 pasangan kita yang positif yang masih belum kita temukan. Ini adalah step yang sangat penting untuk memimpin hatimu untuk mencintai pasanganmu, baik mereka layak atau tidak untuk menerimanya.
2. UNTUK TANTANGAN PADA HARI INI, AMBIL DUA LEMBAR KERTAS. PADA KERTAS YANG PERTAMA, HABISKAN BEBERAPA MENIT UNTUK MENULIS HAL2 YANG POSITIF TERHADAP PASANGANMU. LALU LAKUKAN HAL YANG SAMA DENGAN HAL2 YANG NEGATIF PADA LEMBAR SATUNYA LAGI. SIMPANLAH KEDUA KERTAS INI DI TEMPAT YANG RAHASIA UNTUK HARI LAIN. ADA ALASAN DAN RENCANA YANG BERBEDA BAGI KERTAS2 INI. DALAM SISA HARI INI, AMBILLAH SATU SIFAT POSITIF DARI KERTAS PERTAMA DAN UCAPKAN TERIMA KASIH KEPADA PASANGANMU KARENA MEMILIKI SIFAT ITU.
3. List manakah yang lebih mudah dibuat? Bagaimana hal ini menjelaskan keadaan pikiranmu? Sifat karakter apa yang kamu ucapkan terima kasih kepada pasanganmu?